Potensi Kecamatan Jiken

1. Sumber Daya Alam

Kecamatan Jiken mempunyai potensi Sumber Daya Alam berupa Hutan Jati yang membentang seluas lebih dari 13.000 ha. Hal ini menjadikan Kecamatan Jiken sebagai kecamatan kedua dengan Hutan Jati terluas di Kabupaten Blora setelah Kecamatan Randublatung. Selain Hutan Jati, Potensi SDA yang ada di Kecamatan Jiken selanjutnya adalah Cagar Alam, yaitu Cagar Alam Cabak 1 dan 2 dengan Flora dan Fauna yang masih lestari. Potensi lainnya adalah Sumur Minyak peninggalan Belanda yang berada di Desa Nglobo, Bangowan, dan Janjang. Khusus untuk Tambang Minyak di Desa Janjang belum bisa dimanfaatkan dikarenakan Topografi dan aksesnya yang sulit. 

2. Sumber Daya Manusia

Jumlah penduduk Kecamatan Jiken pada tahun 2020 adalah sebanyak 38.374 jiwa. Dengan jumlah penduduk Laki-Laki sebanyak 19.225 jiwa dan jumlah penduduk Perempuan sebanyak 19.149 jiwa. Sementara itu, Laju Pertumbuhan Penduduk per Tahun 2010-2020 adalah 0,26. Desa dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Desa Jiken dengan jumlah penduduk 8.162 jiwa. Sedangkan desa dengan jumlah penduduk terrendah adalah Desa Jiworejo dengan jumlah penduduk sebanyak 1.303 jiwa. Sementara itu, desa dengan Tingkat Kepadatan Penduduk tertinggi adalah Desa Genjahan, dengan Angka Kepadatan sebesar 851,31 jiwa/km2, sedangkan desa dengan Tingkat Kepadatan Penduduk terrendah adalah Desa Nglobo dengan Angka Kepadatan sebesar 103,64 jiwa/km2.

3. Ekonomi

Kecamatan Jiken terletak di sepanjang Jalan Nasional Blora-Cepu, yang mana banyak dilewati oleh Kendaraan Pribadi (Sepeda Motor, Mobil, Truk, dll.) maupun Kendaraan Umum (Bus Purwodadi-Surabaya, Angkot Blora-Cepu, dll.). Hal ini menjadikan Kecamatan Jiken sebagai salah satu kecamatan yang letaknya strategis dan berada di kawasan ramai, sehingga mempunyai potensi yang bagus sebagai tempat membuka bisnis/usaha bagi masyarakat. Selain itu, dengan banyaknya tempat wisata yang baru dikelola dengan baik beberapa tahun terakhir ini juga berpeluang untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat di sekitar tempat wisata tersebut. Hal ini dikarenakan Sektor Pariwisata mempunyai Multiplier Effect yang mampu mendongkrak perkembangan sektor-sektor lain yang mendukung keberlangsungan Sektor Pariwisata itu sendiri.

4. Organisasi Masyarakat Sipil (Civil Society Organization)

Organisasi Masyarakat Sipil atau Civil Society Organization adalah organisasi atau lembaga yang dibentuk sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat yang tidak mampu dipenuhi oleh pemerintah/negara (State). Di antara CSO yang mempunyai basis cukup kuat di Kecamatan Jiken adalah PKK, GP Ansor, Banser, Fatayat NU, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Pokdarwis, Karangtaruna, dll.


Info